Kunci Keberhasilan Menjadi Agen Asuransi

Portrait of modern couple listening to manager explanation about conditions of mortgage

Banyak orang telah membuktikan kesuksesan karirnya sebagai agen asuransi. Salah satunya adalah Merry Riana. Beliau adalah motivator wanita ternama di Indonesia dan Asia yang berhasil mendapatkan sejuta dolar pertamanya di usia 26 setelah empat tahun lulus dari Nanyang Technological University, Singapura.

Beliau kerap mengikuti seminar dan belajar dari pengusaha sukses, hingga memutuskan untuk menekuni pekerjaan sebagai sales asuransi sebelum akhirnya membangun Merry Riana Organization yang merupakan organisasi financial consultant. Berusaha bangkit dari setiap hambatan yang dialaminya kini Merry Riana mencapai kesuksesan. Tentu tak cukup bila hanya bermodalkan kemauan saja, tetapi juga perlu tindakan nyata. Berikut kunci keberhasilan menjadi agen asuransi di bawah ini:

Perbanyak kunjungan

Mendapat nasabah bukanlah suatu hal mudah. Tak hanya dengan mendatangi tempat atau kawasan masyarakat yang perekonomiannya bagus, tetapi juga menjangkau semua golongan masyarakat. Oleh sebab itu, perbanyak jumlah kunjungan agar peluang dalam mendapatkan nasabah maksimal. Contoh Merry Riana yang dulu kerja keras 7 hari seminggu, 14 jam sehari. Sebelum itu, penting pula untuk melakukan riset lapangan, di mana orang-orang sering berlalu-lalang supaya lebih memungkinkan untuk mempromosikan produk.

Miliki sikap antusiasme

Bertemu dengan nasabah dengan karakter yang berbeda tentunya memerlukan mental baja. Hal tersebut dikarenakan karena tidak semua orang yang ditemui memiliki karakter penyabar, tetapi juga ada yang bawel dan pemarah. Meskipun demikian, miliki sikap antusiasme dalam menghadapi semua orang. Dengan semangat yang tinggi, rasa lelah akan terabaikan terlebih ketika mendapat hinaan, cacian, dan cemoohan dari orang yang dijumpai. Ingat, tanpa sikap antusias untuk meraih mimpi tidak menutup kemungkinan akan gagal dalam profesi yang ditekuni.

Bersikaplah seperti keluarga sendiri

Perlu Anda ketahui, bila terlalu fokus memperkenalkan produk asuransi dengan calon nasabah hanya karena tujuan ingin mendapatkan mereka, kemungkinan besar akan menemui kesulitan dan mengalami kegagalan. Dikatakan demikian karena calon nasabah akan merasa dipaksa untuk membeli produk asuransi yang ditawarkan. Maka dari itu, tunjukkan sikap kekeluargaan dan “rangkul” mereka.

Misalnya, berikan arahan bagaimana pentingnya memiliki asuransi atau cara mengatur keuangan supaya tidak kacau. Selain itu, tidak ada salahnya bila sebelum memperkenalkan produk, Anda memperkenalkan diri terlebih dahulu dan bertanya sedikit tentang riwayat hidup calon nasabah Anda, misal jumlah saudara, suku, adat, dan lain sebagainya. Bila Anda mampu menarik perhatian calon nasabah, tidak menutup kemungkinan calon nasabah juga akan menaruh simpatik pada Anda.

Siapa bilang kesuksesan itu sulit didapat. Takdir memang sudah tertulis, tapi itu bukan berarti Anda pasrah dengan keadaan dan hanya menunggu takdir. Selagi Anda bersungguh-sungguh di bidang usaha yang Anda geluti, tidak menutup kemungkinan impian akan menjadi kenyataan.

 

 

Ini Nih Ciri-ciri Agen Asuransi yang Dibenci Nasabah

agen asuransi suksesMenjalani pekerjaan sebagai agen asuransi Prudential sejak setahun silam, ada banyak tantangan-tantangan yang saya hadapi. Mulai dari cemoohaan orang lain dan bahkan teman tentang profesi yang satu ini. Terlebih banyaknya ulasan buruk di internet tentang segelintir agen asuransi yang kemudian menjatuhkan nama agen lainnya dan bahkan reputasi perusahaan.

Nasabah yang open-minded tentunya tidak langsung nge-blame perusahaan asuransi atau mengeneralisir semua agen asuransi itu demikian. Ia paham dan langsung ambil tindakan untuk pindah ke agen asuransi lain. Ngomong-ngomong tentang agen asuransi yang  gagal dan dibenci nasabah, apa saja ciri-cirinya? Simak uraiannya berikut ini:

Tidak melayani nasabah dengan tanggap

Seorang agen mesti bersikap aktif, siaga, dan cepat tanggap. Terlebih dalam melayani kliennya yang ingin mengurus klaim. Di sebuah kasus asuransi kesehatan, ada agen asuransi yang tidak memahami keadaan nasabah yang sedang sakit, yakni tidak membantu dalam pengurusan dokumen dan pengajuan klaim. Atau, saat ada janji pertemuan dengan nasabah, ia tidak datang tepat waktu. Susah dihubungi juga merupakan salah satu ciri-ciri agen asuransi yang membuat klien ilfeel. Mereka jadi hilang kepercayaan dengan agen asuransi tersebut.

Tidak memiliki sopan santun

Agen asuransi dikatakan mampu melayani nasabah dengan baik apabila memiliki sopan santun. Pengetahuan dan relasi yang luas tidaklah berguna apabila agen tidak bersikap sopan. Btw, bagaimana contoh kasus ketidaksopanan yang sudah sering terjadi di kalangan masyarakat?

  1. Mengejar-ngejar nasabah hingga mendatangi rumah/kantor tiap hari
  2. Menggunakan kata-kata kasar

Dalam urusan asuransi, nasabah memang banyak bergantung pada agen. Kendatipun demikian, ini bukan berarti agen bertindak semaunya yang dapat mengganggu ketenangan, privasi, dan bahkan emosi. Bukan tidak mungkin, nasabah akan dengan mudah berkata-kata hal buruk tentang agen yang tidak memiliki sopan santun tersebut.

Tidak menepati apa yang disampaikannya di awal

Di awal, agen asuransi umumnya menyampaikan manfaat-manfaat yang akan didapatkan oleh calon nasabah. Tidak hanya itu, ia juga akan menerangkan apa-apa saja yang agen bantu selama orang tersebut menjadi agen asuransi. Bukan tidak mungkin sales atau agen memberikan kata-kata manis agar orang yang potensial tersebut tertari untuk bergabung menjadi agen asuransi.

Well, memang itu bisa dikatakan strategi menarik nasabah. Sah-sah saja selagi tidak mengandung kebohongan. Apa yang akan terjadi jika di akhir ada yang tidak sesuai? Misal, pertanggungan yang didapatkan sekian persen, tetapi kenyatannya kurang dari itu. Nasabah asuransi tak akan segan-segan komplain dan melaporkan ketidaksesuaian ini.

Bagi Anda yang menggeluti pekerjaan sebagai agen asuransi, tentu tidak mau nasabah membenci Anda, bukan? Kuncinya layani mereka sebaik-baiknya dan jaga kepercayaan saat ini hingga ke depannya. Tiga hal di atas patut untuk diperhatikan dan dihindari

Apa yang Membuat Orang Tertarik Menjadi Agen Asuransi?

asuransi-1Agen asuransi merupakan pekerjaan yang tidak membutuhkan keahlian khusus, yang penting Anda dapat memberikan layanan terbaik pintar berkomunikasih, dan memiliki kemauan tinggi untuk merahi kesuksesan. Jika Anda merasa tidak memiliki kemapuan untuk dapat menjual produk asuransi, jangan merasa takut karena Anda akan mengikuti latihan terlebih dahulu. Adapun guna Anda mengikuti latihan adalah untuk mengetahui produk-produk yang akan dijual, mengenai polis, Menghadapi nasabah, dll. Apakah karena mendapatkan latihan saja membuat orang tertarik menjadi agen asuransi? Tidak. Di bawah ini yang membuat orang tertarik menjadi agen asuransi:

Komisi besar

Pertama yang membuat orang tertarik menjadi agen asuransi karena komisi. Berapa pendapatan menjadi agen asuransi? Pendapatan menjadi agen asuransi sesuai dengan usaha yang dilakukan selama bekerja. Meskipun menjadi agen asuransi tidak mendapatkan penghasilan tetap, pekerjaan ini menjadi satu profesi yang diminati oleh orang. Mengapa? Dengan menjadi agen asuransi dapat menghasilkan komisi besar dari hasil penjualan. Tergantung dengan jumlah polis yang dijual semakin banyak polis yang terjual, semakin besar komisi didapat. Misalnya, Anda menjual polis sebesar 10 juta dari 30%, maka komisi yang Anda dapatkan sebesar 3 juta rupiah untuk satu nasabah. Jika Anda bisa mendapatkan 4-5 nasabah maka komisi Anda bisa mencapai lebih kurang 15 juta, cukup besar bukan? Untuk mendapatkan komisi besar ini Anda harus pintar-pintar mendapatkan nasabah. 100% penghasilan dari seorang agen asuransi adalah tergantung dari usaha dan kerja keras Anda sendiri.

Kebebasan waktu kerja

Enaknya menjadi agen asuransi tidak seperti karyawan kantor yang harus berada di kantor dan harus sesuai dengan jam kantor. Agen asuransi banyak menghabiskan waktu di luar kantor untuk mendapatkan nasabah. Selain dengan cara door to door, ada juga yang membuat janji untuk bertemu di suatu tempat atau datang langsung ke rumah. Dengan cara inilah yang membuat orang tertarik menjadi agen asuransi. Menjadi agen asuransi harus pintar membagi waktu agar pekerjaan dan kehidupan bisa berjalan dengan baik. Perlu Anda ketahui juga, meskipun sebagai agen asuransi jarang berada di kantor, pihak kantor memiliki aturan agar pekerjaan Anda sebagai agen dapat dipantau dengan baik. Oleh karena itu, Anda harus tetap disiplin dan mengikuti peraturan yang ada. Pihak kantor akan meminta laporan setiap harinya mengenai kinerja Anda selama seharian bekerja. Misalnya, Anda tidak bisa datang langsung ke kantor untuk memberikan laporan, maka Anda harus tetap memberikan laporan melalui telepon.

Untuk lebih lengkap baca plus minus jadi agen asuransi

Kesadaran masyarakat tentang asuransi masih rendah

Kehidupan kedepan mana ada manusia yang mengetahuinya, sekarang sehat, bisa sekolah, bisa menempati rumah mewah, dan lain sebagainya. Namun, untuk berapa tahun kedepan siapa yang tahu. Bisa saja semua akan terbalik seperti mengalami sakit dan pensiun. Dengan memiliki kesadaran tinggi arti pentingnya untuk membuat asuransi inilah yang membuat hati orang tergerak untuk menjadi agen asuransi untuk memberikan masukan akan pentignya asuransi dalam kehidupan. Dengan Anda bergabung di asuransi, Anda yang sakit akan mendapatkan biaya perobatan dan tabungan hari tua akan lebih terjamin. Oleh karena itu, tunggu apa lagi sebagi masyarakat setelah mengetahui arti pentingnya asuransi, mulailah untuk membuat asuransi.

Menjadi seorang agen asuransi tidak hanya memberikan kebahagian pada dirinya sendiri dengan penghasilan yang didapat, tapi dapat membantu orang lain yang membutuhkan.